Friday, 6 January 2012

komen sintesis hati dan pikiran Cak Nun dalam satu artikelnya pernah menulis “Pikiran ikut menolongnya (hati) mendapatkan kejernihan dan ketetapan itu (Tuhan), tapi pikiran tidak bisa menerangkan apa-apa tentang Tuhannya. Pikiran mengabdi kepada hatinya, hati selalu bertanya kepada Tuhannya. Di hadapan Tuhan, pikiran adalah kegelapan dan kebodohan. Jika pikiran ingin mencapai Tuhannya, ia menyesuaikan diri dengan hukum dimensi hatinya. Jika tidak, pikiran akan menawarkan kerusakan, keterjebakan dan boomerang”

No comments: